Sabtu, 05 Desember 2009

GPRS

Merupakan Optimalisasi sistem GSM yang bersifat Circuit Swicthing
GPRS berbasis TCP/IP
dengan memakai jaringan GSM yang sudah tersedia.
Goals of GPRS:
Efficient bandwidth usage for bursty data traffic (e.g. Internet)
Higher data rates
New charging models

GPRS Operators:
GPRS Networks in Service
• Indosat - 05/2002
• Telkomsel - 10/2002
GPRS Networks in Deployment
• Exelcomindo - 03/2003
GPRS Networks Planned
• Natrindo Telepon Seluler (Lippotel) - 06/2003

Packet vs.Circuit Switching
Circuit-switching : time-slot dialokasikan kepada pengguna selama waktu koneksi
Tidak efisien dalam penggunaan time-slot
Pengguna membayar seluruh waktu koneksi
QoS tinggi (kanal menjaga koneksi real-time)

High bit rates (up to 170kbit/s)
Shared bandwidth
Variable access times
Friendly bill (based on volume)

Packet-switching : time-slot dialokasikan kepada pengguna hanya pada saat pengguna mengirimkan packet.
Sebuah time-slot dapat melayani banyak pengguna
Pengguna membayar sesuai banyak paket
Sesuai untuk data yg ‘bursty’ (pecah)

Low bit rates (14.4kbit/s)
Reserved bandwidth
Fixed access time
Unfriendly bill (based on duration)

Komponen Arsitektur GPRS
GSM + komponen à GSM-GPRS
Komponen baru untuk layanan GPRS
SGSN (Serving GPRS Support Node)
GGSN (Gateway GPRS Support Node)
IP-based backbone network
Komponen lama yang di upgrade untuk layanan GPRS
HLR
MSC/VLR
Mobile Station

Infrastruktur Jaringan GPRS
Radio Network
Jaringan radio GSM biasa dengan tambahan layanan GPRS
Tidak membutuhkan IP Address
Core Network
Two new nodes introduced for packet data
Serving GPRS Support Node (SGSN)
handles all packet data for the appropriate geographic area
monitors GPRS users
handles security and access control
may be regarded as the packet switched equivalent of the circuit-switched MSC
Gateway GPRS Support Node (GGSN)
internetworking functionality
routes incoming data to correct SGSN
translates between different protocols and formats
Details of data services added to HLR

Coding Scheme
- bekerja baik di handset, maupun di jaringan
- secara teori ada 4 macam:
- CS1 dan CS2 diimplementasikan di jaringan dan di HP
- CS3 dan CS4 belum diimplementasikan karena mahal
- CS1 kecepatan 9.05 kbps per slot
- CS2 kecepatan 13.4 kbps per slot
Time Slots
- Time slots adalah saluran yang tersedia
- Pada GSM ada 8 timeslots, satu time slot.untuk satu pembicaraan wireless
- GPRS dapat memakai time slot secara dinamik, mulai dari satu time slot, dua dst.
- Hal ini masih bergantung pada kondisi jaringan/trafik
- Pada kondisi ideal bisa 8 time slot dipakai, panggilan lain akan diblok
- Untuk menghindari hal ini, operator biasanya hanya menyediakan 4 time slots untuk GPRS
4 * CS1/CS2 = 36.2 Kbit/s/ 53.6 Kbit/s
- Nilai ini didapat pada malam hari
- GPRS berbasis TCP/IP, pengguna yang terhubung hampir tidak pernah meminta data pada waktu yang bersamaan. Contohya: Bila dua orang pengguna terhubung pada 4 timeslot CS2, keduanya akan mendapatkan 53.6 Kbit.
- Tidak ada Quality of service (QoS), bisa saja time slot berubah menjadi 3 time slot karena ada pengguna voice.

Kelas Mobile Station
- Hampir semua handset mensupport C1 dan CS2
- Tidak semua handset mensupport untuk memanfaatkan sampai 4 time slot
- Kalau mensupport, dibedakan downlinks (Rx) dan uplink (Tx) dan bagaimana slots digunakan secara sekaligus.
- Ada 29 kelas untuk handphone, yang terpenting hanya 12, kelas ini mendefinisikan
- Jumlah timeslots untuk mengirim dan menerima
- Jumlah timeslots yang digunakan secara sekaligus.

Contoh:
- Kelas 4 HP ( 3+1 ) ( 4 )
3 slot untuk downlink
1 slot untuk uplink
4 slot sekaligus
- Kelas 10 HP ( 4 + 2 ) ( 5 )
4 slot downlink
2 slot uplink
5 slot sekaligus (bukan 6)
à yang berarti 4+1 atau 3+2 sekaligus

Type Mobile Station
Three types of MS:
Type-A:
simultaneous circuit switched (GSM) and packet switched (GPRS) traffic
Type-B:
supports both GSM and GPRS connections but not both at the same time. One call is suspended for the duration of the other
• Most common for handsets today
Type-C: handless both GPRS or GSM but can only be connected to one at the same time.
• E.g. expansion cards for laptops

Snanging Paket Data
Volume
Durasi
Time, murah pada malam hari
Tujuan
Lokasi
QoS
Flate Rate (abonemen)

Reference Point
Mobile Station
TE (terminal equipment) perangkat yang berhubungan dengan pengguna
MT (mobile terminal) bagian yang berfungsi untuk komunikasi dengan jaringan wireless
TE – MT Terintegrasi: ‘sophisticated’ HP
TE – MT Terpisah: Laptop - ‘lite’ HP
Perlu sarana komunikasi antar MT dan TE
GPRS : R-Reference Point
Protocol : PPP over Bluetooth/serial port/IR
Komunikasi dengan TE pake AT Command

EDGE – Enhaced GPRS
EDGE sama dengan GPRS tetapi dengan sistem radio yang lebih canggih
Yang sama:
Jaringan utama dan protokol
Mobility management sama
Radio Resource Management
Yang lebih baik:
Mekanisme pengiriman ulang
Modulasi sinyal
EDGE Operator (http://www.gsmworld.com/)
Telkomsel (launched February 2004)
Waktu transmisi yang pendek akan memberikan kapasitas bagi suara dan data yang lain
3 bits of information per signal pulse
data rates increased by a factor of three

Interfaces in the GPRS Network
Gb - A Frame Relay interface between the Base Station Subsystem and the SGSN.
Gn - IP Based interface between SGSN and other SGSNs and (internal) GGSNs. DNS also shares this interface. Uses the GTP Protocol.
Gp - IP Based interface between internal SGSN and external GGSNs. Between the SGSN and the external GGSN, there is the Border Gateway (which is a essentially a firewall). Also uses the GTP Protocol.
Ga - The interface servers the CDRs (Accounting records) which are written in the SGSN and sent to the CG (Charging Gateway). This interface uses an GTP Protocol, with extensions that supports CDRs.
Gr - Interface between the SGSN and the HLR. Messages going through this interface uses the MAP3 Protocol.
Gd - Interface between the SGSN and the SMS Gateway. Can use MAP1, MAP2 or MAP3.
Gs - Interface between the SGSN and the MSC (VLR). Uses the BSSAP+ Protocol. This interface allows paging and station availability when it performs data transfer. When the station is attached to the GPRS network, the SGSN keeps track of which RA (Routing Area) the station is attached to. an RA is a part of a larger LA (Location Area). When a station is paged this information is used to conserve network resources. When the station performs a PDP Context, the SGSN has the exact BTS the station is using.
Gi - The interface between the network and other external networks (Internet/WAP)
Ge - The interface between the SGSN and the SCP (Service Control Point). Uses the CAP Protocol.

Infrastruktur Jaringan GPRS
Core Network
SGSN - Serving GPRS Support Node
• Serves mobile terminal over radio interface
• IP addresses required
GGSN - Gateway GPRS Support Node
• Gateway form Operator’s GPRS network to land-based IP networks, e.g. Internet, corporate networks
• IP addresses required
DNS - Domain Name Service Server
• Logical name/IP address resolution
• IP addresses required
Border Gateway
• Gateway access to other GPRS FNOs via GPRS roaming backbone
• IP addresses required
Intra-operator
• IP backbone interconnects all above network elements within an operator’s network

GPRS Summary
Data capacity increased considerably
Depending on configuration
• @ 14.4 kb/s per channel, 115.2 kb/s achieved
• @ 21.4 kb/s per channel, 171.2 kb/s achieved
BUT up to 8 users per channel!
Minimum set-up time
“always-on” connection
Charging determined by actual data not time

Sejarah Selular

• GSM (Global System for Mobile Communications)
• Kecepatan 9,6 Kbps
– GPRS (General Packet Radio Services )
• up to 114 Kbps
– EDGE (Enhanced Data Rates for GSM Evolution)
• up to 384 kbps
– Universal Mobile Telecommunication System (UMTS)
• up to 2 Mbit/s
– High Speed Downlink Packet Access (HSDPA)
• up to 14,4 Mbps down, 2 Mbps up
• CDMA (Code Division Multiple Access)
– CDMA 2000 1X RTT (Radio Transmission Technology)
• 1x àberoperasi pada saluran radio 1.25 MHz
• Digunakan untuk voice, up to 144 Kbps
• Flexi, StarOne, Fren, Esia (s/d 153Kbps)
– CDMA 2000 1X EV-DO (Evolution-Data Optimized)
• Digunakan untuk video, up to 2.4 Mbps
• Flexi, StarOne à testing, Fren à launched
• Percobaan : 200-400 kbps

Cara kerja Selular
• Pemisahan antar mengirim dan menerima
– uplink : dari handphone ke network
– downlik : dari network ke handphone

• pada wireline
à seorang pengguna mendapatkan satu line sendiri untuk berbicara (simple)
• pada wireless
à penggunakan perlu diberikan kanal (saluran) yang berbeda untuk mencegah tabrakan (complex)

Teknik Memisahkan Pengguna
• FDMA (Frequency-division multiple access)
– tiap pengguna memakai frequency tersendiri.
– Analog sistem yang pertama (AMPS – Analog Mobile Phone System) menggunakan ini.
• TDMA (Time division multiple access)
– setiap pengguna diberikan sebuah time slot atau slot waktu pada setiap kanal. (GSM)
• CDMA (Code division multiple access)
– setiap pengguna mempunyai code tertentu, bisa berupa suatu urutan angka ataupun frekuensi. (CDMA)

Arsitektur Sistem Selular
• Mobile Station = handphone
• Base Tranceiver Station (BTS)
• Base Stationn Controller (BSC)
• Mobile Switching Center (MSC)

Mobile Station
• terminal equipment (TE) :
perangkat yang berhubungan dengan pengguna
• mobile terminal (MT) :
bagian yang berfungsi untuk komunikasi dengan jaringan wireless.

Radio Access Network Subsystem
• Base tranceiver station (BTS)
– mengatur pengiriman (transmission)
– mengatur penerimaan (receiver)
– berupa antene dan perangkat radio yang diperlukan untuk menyediakan layanan wireless di suatu wilayah.
– wilayah tersebut biasa disebut base station atau cell site

• Cell
– merupakan unit yang berbasis wilayah yang mendefinisikan wilayah radio yang dicover oleh satu base station.
• Arah antene:
– ke segala arah
à di area luar kota dimana seluas mungkin coverage diinginkan
– ke tiga arah
à untuk area perkotaan dimana banyak pemakai, antene bisa diarahkan untuk bisa mensupport trafik

Network: BSC
- mengendalikan satu atau beberapa cell untuk mengurangi load dari MSC.
- melakukan fungsi pengelolaan sinyal radio:
- Frequency assignment : memilih suatu frequency dan memberitahu BTS untuk mengaktifkannya.
- handoff: disebut juga handover, pengguna pindah dari satu sel ke sel lain, satu BTS ke BTS lain pada saat melakukan panggilan.
Network: MSC
- melakukan fungsi switching telepon.
- mengendalikan panggilan ke dan dari telepon lain.

Sejarah 1G
• 1G
– Akhir 1970 – jaringan telepon analog di US dianggap 1G (first generation) jaringan wireless
– Contoh :
• AMPS, menggunakan FDMA
Sejarah 2G
• 2G (TDMA)
Ada 4 pemain utama dalam era digital:
– GSM -karena adanya kendala dan inkompatibilitas dari sistem analog, Eropa memutuskan untuk memulai solusi digital baru yang menyeluruh. Standar baru itu disebut Groupe Speciale Mobile (GSM). Kemudian singkatan ini berubah menjadi Global System for Mobile communications.
– Digital AMPS – handset bisa dipakai untuk analog maupun digital
– IS-95 atau cdmaOne – solusi berbasis CDMA, diterapkan di Korea.
– PDC – Personal Digital Cellular di Jepang

• Arsitektur Jaringan
– MSC, BSC, BTS, MS
• Handover
– Perpindahan dari satu sel ke sel lain saat melakukan panggilan
• GSM : hard handover
• cdmaOne : soft handover

Sejarah 3G
• faktor pendorong untuk menuju generasi ketiga adalah:
– kapasitas
– global roaming
– data rate yang lebih tinggi dari 9,6 Kbps
– Quality of Service yang lebih tinggi
• dimulai tahun 1990-an bersamaan dengan internet, shg visinya adalah sistem wireless global yang cocok juga untuk berinternet ria.
• penghalang: sistem 2G yang sudah mapan dengan ratusan juta pelanggannya.
• Belum adanya “killer application” spt SMS pada 2G
• Telkomsel 3G à 14 September 2006
Speed 2 Mbps (Megabyte per second).
– Jakarta, Bandung
• XL à 21 September 2006
– Jakarta, Medan, Batam, Bandung, Surabaya,Denpasar
• Target Telkomsel 2010
– 18 juta 3G
– 60 juta total 3G dan 2G
• BTS à node B (new 10 node B/day)
• Teknologi
– Universal Mobile Telecommunication System (UMTS)
• Using
• Theory :2 Mbit/s(1920 kbit/s) , real : 384 kbit/s
• 1900 Mhz
– High Speed Downlink Packet Access (HSDPA)
• Using
• 14,4 Mbps down, 2 Mbps up
• Handset : 3G / UMTS / WCDMA / 2100 MHz
• Perbandingan dengan Singapura
– Video call à 15.75 cent Sing$/menit
– Internet connection, Sin$ 68/month - unlimited.
– 1SIN$ = 5800 rupiah

WiFi/WiMax

WiFi
Organisasi Standarisasi
• Wi-Fi Alliance
• Wi-Fi (Wireless Fidelity) merupakan standar
yang dibuat oleh konsorsium perusahaan
produsen peranti Wireless LAN (Wi-Fi Alliance)
untuk mempromosikan kompatibilitas perangkat
Wireless LAN
• Wi-Fi menggunakan standar teknologi radio
802.11

Lapisan Komunikasi WiFi
1. Physical Layer
Lapisan PHY (physic), berfungsi menangani
pengiriman data antar titik
2. Data Link Layer
Lapisan Medium Access Controller (MAC)
bekerja pada lapisan data-link dan berfungsi
menjaga validitas lalu-lintas data

Perangkat Keras WiFi:
1. Access Point
2. Wireless LANCard
3. Wireless PCMCIA
4. Wireless USB

Topologi WiFi
1. Model Ad-Hoc
– Dua/lebih Mobile Station
(MS) berkomunikasi dan
membentuk jaringan secara
bebas.
– Tidak ada struktur tertentu
dalam jaringan tersebut
– tidak ada titik yang tetap,
dan biasanya setiap MS
dapat berkomunikasi
langsung dengan setiap MS
yang lain
– Salah satu menjadi master
2. Infrastruktur
– Menggunakan Access
Point (AP) tetap sebagai
pusat komunikasi bagi
MSs
– AP biasanya terhubung
dengan jaringan kabel
untuk menjembatani
jaringan nirkabel
dengan jaringan kabel
– Struktur kerjanya sama
dengan BS pada
jaringan selular

Keuntungan dan kerugian
• Keuntungan
– Penyebaran yang flexibel
– Mengurangi masalah dengan kabel
– Lebih tangguh terhadap bencana (gempa bumi,dll)
– Penggunaan secara publik dalam konferensi,
meeting, pameran, dll
• Kerugian
– Bandwith < dari kabel
– Harus mengikuti aturan spektrum nirkabel

WiMax
• WiMAX adalah nama populer dari jaringan wireless
MAN berstandar 802.16
• WiMAX
– Singkatan dari Worldwide Interoperability for Microwave
Access
– Tanda sertifikasi untuk produk yang sesuai dengan standar
IEEE 802.16
– Memiliki jangkauan <= 30 mil
– Tujuan utama untuk membuat koneksi broadband yang
dapat diakses secara luas (tanpa biaya tinggi yang
dibutuhkan jika memakai koneksi broadband dengan kabel,
ex: DSL)

• Jarak
– 30 mil
• Kecepatan
– 75 Mbps
• Non LoS

Organisasi Standarisasi
• WiMAX Forum
– Dibuat tahun 2001 oleh produsen pengembang
teknologi IEEE 802.16
• Perintis :
– Ensemble, Nokia, Harris, CrossSpan

Latar belakang
• Anytime Anywhere Broadband Access
– Akses internet Cepat
– Dimana saja
– Kapan saja
• Keamanan dan kehandalan data, baik
indoor/outdoor
– Aman
– Indoor/outdoor

Keunggulan WiMAX
• Kecepatan
– Lebih cepat dari layanan broadband
• Wireless
– Hemat (tidak memakai kabel)
– Mudah mencapai daerah pinggiran/pedesaan
• Jangkauan luas
– Jauh lebih luas dari WiFi

Perangkat Keras WiMAX
• WiMAX tower
– Mirip dengan konsep BTS cellular
• Dapat melayani jangkauan area yg sangat luas (sekitar
3000 mil2)
• WiMAX receiver
– Penerima dan antena dapat berupa box kecil atau
PCMCIA-card, atau juga built-in di Laptop.

Dua jenis koneksi Wimax
• Non-line-of-sight
– Antena kecil di komputer yang tersambung ke
tower
– Frekuensi 2 GHz to 11 GHz
– Radius 4- 6 mil
• Line-of-sight
– Sebuah fixed-antenna di atap rumah yang terarah
ke tower Wimax
– Frekuensi 10 - 66 GHz
– Frekuensi lebih tinggi, sedikit interferensi, bandwith
lebih tinggi
– Radius 30-mil

Kegunaan
• Koneksi broadband untuk pengguna rumahan
• Backhaul untuk HotSpot dan Cellular
• Konektivitas perusahaan berkecepatan tinggi
• Melengkapi WiFi
– 802.16 melengkapi 802.11 dengan menciptakan
solusi MAN-LAN.

Mobile Device

About Mobile Devices
• Mobile devices are
– computers small enough to carry in your pocket
– Increasingly, they combine telephone functionality with
Limited computer capabilities
– Mobile devices operate wirelessly
– synchronize wirelessly with a server or synchronize with a
connection to your main computer.

Mobile Devive Classification
Tablet PCs
Handheld PCs
High-end Smart Phones
Palm-sized PDAs With Integrated Wireless
Palm-sized PDAs
Low-end Smart Phones
Web-enabled phones

Mobile Device VS Desktop/Laptop
• Desktops and laptops
– contain many hardware features and applications
– adequate processing power, RAM, and storage space
– semi-permanent locations

• Mobile devices
must make do with less, but they have other advantages.
– can be taken anywhere at any time
– can help you stay in contact when you are out of the office
– despite their size, they can still do many things that desktops and
laptops do.

Why Mobile ?
• Mobile devices enable us to
– communicate and collaborate in environments that
were previously unavailable
– They free us from the traditional workspace,
making it possible to maintain progress on work
projects even when we are away from our main
computers.

What is mobile work?
• Is it all of the work that takes place away from the
office?
– Anytime anywhere a decision maker can be contacted is a
mobile work location/situation.
• Work life and personal life are interwoven.
– Emergencies happen during personal time,
travel time, offsite work.
• People need to make decisions to resolve crises wherever
they are.
• People need information in order to make informed
decisions.

Mobile Device factors
• Input Mechanism
• Wireless Connectivity
• Device size and weight
• Available memory
• Processor speed
• Screen characteristic (size, color depth)
• Operating system
• Expansion slots (external memory, wireless modems, GPS)
• Battery life
• Integrated features (camera, irDA, Bluetooth, vibrate)
• Software support
• Price
• Style
• Universal (ex : Bluetooth universal)
• Brand /vendor
• User friendliness
• Durability
• Sound quality
• Guarantee

Input Mechanism
1. Keypad
– 12-digit keypad
– T9
• (predictive text)

2. Pen-Based
–Using stylus
• Soft-keyboard (Palm, Pocket PC)
• Character recognition (Pocket PC)
• Graffiti (Palm)
• Handwriting recognition (Tablet PC)

3. Keyboard Input
– Peripheral
– Thumb-sized keyboard
4. Voice Input
– Effective and easy
–Compare to recorded message
– Interactive Voice Response
(Voice XML, SALT)

Wireless Connectivity
1. Two-unit
–Cable connection
–Infrared connection
–Bluetooth connection
• Benefit
– Independent device
– Flexibility
2. Detachable
–Plug-in / clip-on (CF, PCMCIA)
3. Integrated
–Enclose within

JARINGAN

Definisi Jaringan
• Jaringan adalah sejumlah besar komponen
sistem yang saling berhubungan
• Jaringan komputer adalah sebuah sistem untuk
berkomunikasi antara dua komputer atau
lebih.
Sejarah Jaringan Telekom
• Periode I:
– Didominasi telepon: telegraph – switching
elektronik
• Periode II:
– Software switch, trans. Digital, satelit
• Periode III:
– Komunikasi data, packet switching
• Periode IV:
– Selular dan wireless

Switch
Network switch:
merupakan sebuah alat jaringan komputer
yang menghubungkan antar segmen
(kelompok) jaringan.

Jaringan Telekomunikasi =Jaringan Switch
• Transmisi jarak jauh biasanya dilakukan melalui
jaringan yang terdiri dari banyak switch
• Switch tidak terlalu memperhatikan
data/content
• Jaringan telekomunikasi adalah kumpulan dari
switch dan sambungan-sambungannya
• Data disalurkan dengan cara switching dari
satu switch ke switch lain.

Teknik Switch
• Circuit switching (connection-oriented
networking)
– Jalur komunikasi didedikasikan (dedicated) antara
dua stasion.
• Packet switching (connectionless networking)
– Jalur komunikasi bisa dipakai bersama (shared)
karena data dalam bentuk paket.
• X.25
• Asynchronous Transfer Mode (ATM)
• Frame Relay
• Switched Multimegabit Data Service (SMDS)
• Ethernet/IP packet networks

Jenis Jaringan Telekom
• Jaringan suara
– Telepon Tetap
– Telepon Bergerak (Selular)
• Jaringan Data
– Local Area Network (LAN)
– Wide Area Network (WAN)

Komponen Utama Jaringan Selular
• Terminal
– Handphone, PDA, Laptop
• Base Transeiver Station (BTS)
– Akses ke jaringan selular (Antena, Tower, RF unit)
• Base Station Controller (BSC)
– Mengatur BTS
• Mobile Switching Center (MSC)
– Men-switch percakapan ke PSTN atau tetap
Diselular

LAN
• Mempunyai area yang bersifat lokal
– Dalam satu gedung
– Antar ruang dalam gedung
– Jarak dibawah 500m
• Bersifat private, kabel milik sendiri
• Kecepatan tinggi (10-100 Mbps)

Komponen LAN
• PC
• Kartu Jaringan
• Kabel
• Hub
• Switch

WAN
• Transmisi jarak jauh biasanya dilakukan melalui
jaringan yang terdiri dari banyak switch (dan router)
• Switch(dan router) tidak terlalu memperhatikan
masalah data/content
• Perangkat ujungnya disebut stasiun (station)
– Computer, terminal, telephone, etc.
• Jaringan komunikasi adalah kumpulan dari switch(dan
router) dan sambungan-sambungannya
• Data dialirkan dengan cara switching(dan routing)
dari satu switch(dan router) ke switch(dan router) lain

Komponen WAN
• PC
• Kabel
• Router
• Modem

Topology Jaringan
• Bus
• Star
• Ring
• Tree

• Semua PC bisa menerima
– Perlu identitas alamat tujuan
• Setiap PC punya alamat
• Sambungan full duplex
– Memungkinkan transmisi dan penerimaan sekaligus
• Perlu aturan dalam pengiriman
– mencegah collisions
• Terminator diperlukan untuk menyerap frame
di ujung

Ring
• Diperlukan repeater
– Setiap PC terhubung ke repeater
• Data dalam bentuk frame
– Diputarkan melewati semua PC
– PC tujuan mengenali alamat dan mengcopy frame
– Frame kembali ke pengirim
• Media access control (MAC) menentukan
bagaimana mengirimkan frame

Star
• Setiap PC terhubung ke node sentral (Bisa hub
atau switch)
• Node (Hub) bertugas membroadcast

Komunikasi Data

• Komputer Stand-alone
- tidak ada komunikasi
- semua ditangani sendiri
- contoh : PC di rumah
• Komunikasi Komputer dengan I/O
- PC dengan Printer
- PC dengan Modem
- PC dengan flash data
- bentuk logic (binary)
• Komunikasi Data:
– Lebih dari satu komputer
– Disebut jaringan komputer
Tujuan:
– Pembagian tugas
Standar Lapis Komunikasi data
– TCP/IP
–OSI – Open System for Interconnection

OSI Layer Model
• Mengurangi kompleksitas
• Standarisasi antar muka
• Memudahkan pengembangan
karena bersifat modular
• Memastikan teknologi yang sifatnya
interoperable
• Mempercepat proses
perkembangan
• Mempermudah dalam mempelajari

OSI layer model
7 application
6 presentation
5 session
4 transport
3 network
2 data link
1 physical

TCP/IP Layer Model
4 application
3 transport
2 internet
1 network access

OSI vs TCP/IP
• OSI merupakan konsep yang penting
(de jure protocol)
• Protokol yang banyak digunakan dalam
jaringan komputer adalah TCP/IP
(de facto protocol)
• TCP/IP tidak memiliki layer yang tepat sama
dengan OSI model
• OSI = 7 layers, TCP/IP = 4 layers (terkadang
physical layer dianggap sebagai layer ke-5)

Komunikasi Data

• Komputer Stand-alone
- tidak ada komunikasi
- semua ditangani sendiri
- contoh : PC di rumah
• Komunikasi Komputer dengan I/O
- PC dengan Printer
- PC dengan Modem
- PC dengan flash data
- bentuk logic (binary)
• Komunikasi Data:
– Lebih dari satu komputer
– Disebut jaringan komputer
Tujuan:
– Pembagian tugas
Standar Lapis Komunikasi data
– TCP/IP
–OSI – Open System for Interconnection

OSI Layer Model
• Mengurangi kompleksitas
• Standarisasi antar muka
• Memudahkan pengembangan
karena bersifat modular
• Memastikan teknologi yang sifatnya
interoperable
• Mempercepat proses
perkembangan
• Mempermudah dalam mempelajari

OSI layer model
7 application
6 presentation
5 session
4 transport
3 network
2 data link
1 physical

TCP/IP Layer Model
4 application
3 transport
2 internet
1 network access

OSI vs TCP/IP
• OSI merupakan konsep yang penting
(de jure protocol)
• Protokol yang banyak digunakan dalam
jaringan komputer adalah TCP/IP
(de facto protocol)
• TCP/IP tidak memiliki layer yang tepat sama
dengan OSI model
• OSI = 7 layers, TCP/IP = 4 layers (terkadang
physical layer dianggap sebagai layer ke-5)